Please Login :    




 

 

View
592
Voter
0
Share
  Contributor :
  DM02011504072786
Rabu, 27 Juli 2016
Budaya Kerja TeamWork untuk Kesuksesan Peningkatan Kualitas Kinerja Guru di Sekolah

Memasuki abad teknologi canggih dan persaingan antarbangsa yang semakin meningkat dan kompetitif menuntut bangsa Indonesia untuk terus berupaya agar dapat mencetak generasi unggul yang berakhlak mulia, cerdas, mampu bersaing di zamannya, memiliki karakter positif, serta mampu memajukan bangsa Indonesia di kancah dunia. Upaya satu-satunya untuk dapat mencetak generasi unggul dan sumber daya manusia yang berkualitas tersebut adalah melalui pendidikan yang bermutu dan dinamis mengikuti perkembangan zaman. Hal ini dibuktikan oleh negara-negara di kawasan Asia Timur seperti Jepang, Korea, dan China. Kemajuan negara-negara tersebut bertumpu pada sumber daya manusia yang berkualitas.

Membahas tentang sumber daya manusia yang berkualitas di dunia pendidikan berarti membahas tentang sumber daya guru yang bermutu, memiliki dan menampilkan 4 kecerdasan (EQ, SQ, AQ, IQ), serta memiliki karakter visioner agar mampu menjadi fasilitator dan central figure bagi peserta didiknya menghadapi tantangan masa depan. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan  membangun satu sistem atau budaya kerja yang dapat memfasilitasi pengembangan skill guru-guru, serta merancang program peningkatan dan pengontrolan mutu guru yang menggali ranah kecerdasan emosional (EQ) dan kecerdasan ketangguhan (AQ). Salah satu strategi ampuh untuk meningkatkan kualitas kinerja guru adalah dengan membangun budaya kerja Teamwork. Aplikasi di lapangan untuk membangun budaya kerja Teamwork ini dapat dilakukan melalui langkah sebagai berikut:

1.      Program   membuat dan menyusun target/goal yang ingin dicapai bersama. 

2.      Program pengembangan wawasan tentang Brain Era dan doktrinasi positif tentang Mind Technology (cara kerja pikiran sadar dan bawah sadar).

3.      Program rutin harian yang kegiatannya disesuaikan dengan target yang ingin dicapai.

4.      Program pengembangan diri masing-masing guru seperti:

·         Program membuat buku pintar (semua hasil yang dibaca, didengar dari diskusi kelompok kerja guru, atau yang dibuat selalu dituliskan dalam buku khusus).

·         Program leadership yaitu guru diberi kesempatan bergiliran untuk menjadi pemimpin dalam melaksanakan berbagai program sekolah.

5.      Program menyusun Konsep Diri.

Mengapa program ini penting? Menurut Dr. Adi W Gunawan dalam bukunya Manage Your Mind for Success menyatakan bahwa setiap upaya untuk meningkatkan kemampuan diri, prestasi, dan kompetensi di bidang apa saja, hanya bisa dilakukan dengan meningkatkan konsep diri seseorang. Konsep Diri adalah persepsi seseorang terhadap dirinya sendiri yang terbentuk melalui pengalaman dan interaksi dengan lingkungan, dan mendapat pengaruh dari orang-orang yang dianggap penting. Konsep diri terdiri dari tiga komponen utama yang saling mempengaruhi satu sama lain yaitu self ideal, self image, dan self esteem. Salah satu cara meningkatkan konsep diri seseorang adalah dengan menetapkan tujuan atau target (Goal Setting) yang ingin dicapai.

 

Budaya Kerja Teamwork yang positif akan menghantarkan guru-guru untuk mengenal kekuatan dan kelemahan skill yang dimiliki masing-masing yang kemudian akan terbentuk satu kondisi saling melengkapi dan interdependensi serta muncul situasi saling mempelajari dan belajar satu sama lain.

Demikian artikel ini, semoga bermanfaat.....

Sampai bertemu di artikel selanjutnya...

 

Suka liputan ini ? Ayo beri support bagi penulis melalui vote anda.

Kami berencana memberikan REWARD kepada penulis liputan ORIGINAL dengan vote terbanyak.


Be the first voter - ( login to vote )

Comments