Cibubur
Tebak Bisa Hemat Berapa ke Sudirman Naik LRT Harjamukti vs Kendaraan Sendiri ?

Tebak Bisa Hemat Berapa ke Sudirman Naik LRT Harjamukti vs Kendaraan Sendiri ?

23 Sep 2026
           

Siapa di sini yang tiap pagi adu mekanik di gerbang Tol Cibubur, terus sorenya disambut pemandangan lautan lampu rem merah di Tol Jagorawi?

Buat pejuang 9-to-5 yang kantornya di Sudirman-Thamrin, bolak-balik bawa mobil sendiri kadang bukan cuma bikin dompet boncos, tapi juga nguras mental health sebelum jam makan siang.

Biar nggak cuma asumsi, yuk kita bedah itungan realnya:
Bawa mobil sendiri vs Parkir & Ride + LRT Harjamukti.
Siap-siap kaget sama angka selisihnya!

Skenario 1:
Tim "Mobil Pribadi" (Cibubur ⇄ Sudirman/Thamrin)

Kelihatan enak karena ber-AC dan bisa setel playlist Spotify sendiri. Tapi pas ditotal pengeluaran Pulang-Pergi (PP) harian:

Tol Jagorawi (PP): Rp8.000 x 2 = Rp16.000
Tol Dalam Kota (PP): Rp11.000 x 2 = Rp22.000
Bensin (PP): Minimal 5–6 liter karena macet = Rp50.000 – Rp70.000
Parkir Kantor (8–9 jam kerja): Rata-rata tarif = Rp45.000 – Rp50.000

Total Harian: Rp133.000 – Rp158.000 / hari
Waktu tempuh: 1,5 sampai 2+ jam sekali jalan (belum drama ganjil-genap dan hujan sore).
Pengeluaran sebulan (22 hari kerja): Rp2,9 Juta – Rp3,4 Juta!

Plot twist: Itu baru operasional harian, belum servis, ganti oli, dan cicilan mobil.

Skenario 2:
Tim "Parkir di Harjamukti + Naik LRT Santai"

Strateginya bawa mobil cuma dari rumah ke kantong parkir dekat Stasiun Harjamukti, sisanya duduk manis di LRT sampai Stasiun Dukuh Atas BNI. Tinggal jalan kaki lewat JPO terpadu yang estetik atau lanjut MRT/Transjakarta sebentar.

Bensin Lokal dari Rumah ke Stasiun (PP): ± Rp10.000 – Rp15.000
Parkir Harian dekat Stasiun: Rata-rata flat = Rp15.000 – Rp20.000
Tiket LRT Jabodebek (PP peak hour): Rp20.000 x 2 = Rp40.000
Lanjut Jalan Kaki / Transit TJ: Rp0 – Rp7.000
Total Harian: Rp65.000 – Rp82.000 / hari
Waktu tempuh: ±45–50 menit di LRT (pasti, bebas macet, dingin, bisa tidur atau dengerin podcast).
Pengeluaran sebulan (22 hari kerja): Rp1,4 Juta – Rp1,8 Juta.

Teryata naik LRT bisa menghemat Rp1,8 juta sebulan itu
itu setara 40+ gelas kopi kekinian, membership gym sebulan, atau tabungan liburan akhir tahun!

"Tapi di Harjamukti Parkir di Mana Min?"
Tenang, stasiun emang nggak punya gedung parkir resmi dari sananya, tapi warga sekitar udah paham kebutuhan komuter. Ini 3 spot andalan yang aman:

Parkir Taman Wiladatika: Paling populer dan deket pintu stasiun. Masuk tinggal belok, tarif harian seharian sekitar Rp15.000.

Kawasan Ruko/Lahan Parkir Jambore: Lahannya luas, tarif flat harian sekitar Rp10.000 – Rp15.000 dan buka sampai malam.

Parkir Area Cibubur Junction: Sekitar 5–8 menit jalan kaki santai via jembatan penyeberangan. Aman, ada atap, tarif harian maksimal berkisar Rp15.000 – Rp20.000.

Worth It Nggak?
Secara hitungan uang: Mutlak hemat hampir 50%.

Secara kesehatan mental: Jauh lebih hemat.

Nggak perlu lagi tensi naik gara-gara diserobot di pintu tol Kuningan atau pusing mikir plat ganjil-genap. Di LRT, kamu bisa baca buku, nonton drakor, atau tidur 45 menit tanpa takut nabrak pantat truk tronton.

Gimana, Senin besok masih mau adu nasib di Tol Jagorawi atau mending janjian tap kartu di Stasiun LRT Harjamukti bareng warga Cibubur lainnya?

di share oleh :

Derry